Hati selalu tergetar setiap membaca atau mendengar orang yg mengatakan kalo dia berhenti menjadi wanita karir dan memilih mengabdi pada anak2 dan keluarga. Salah satu teman baik saya pun demikian. Sejujurnya terbersit di pikiran saya untuk mengikuti mereka, karena saya tahu betapa mulianya mengabdikan diri pada keluarga.
Kenapa sampai sekarang saya masih memilih berkarir di luar rumah?
Ketika saya pernah mengajukan pengunduran diri pada perusahaan yg sudah menaungi saya selama 5 tahun, mereka menawarkan alternatif untuk bekerja part time. Setelah dipertimbangkan akhirnya saya terima, apalagi saya masih terikat kontrak dengan "asisten" saya yg tidak murah biaya perbulannya. Sekedar informasi, perusahaan saya itu mempunyai nature kerja dengan deadline yg ketat, dan rata2 harus kerja long hour. Rekor saya sih pernah datang jam 8 am, pulang jam 9 am, hari berikutnya. Sewaktu masih single sama sekali saya tidak keberatan pulang dini hari, pulang jam 10 malam itu terasa cepat. Setelah berkeluarga dan punya anak, terasa sekali bahwa bekerja di luaran itu nggak ada habisnya, waktu harus dimanage dengan baik.
Terus terang banyak pertimbangan lain yg menyebabkan akhirnya saya memilih untuk tetap menekuni profesi yang sekarang, tetap berusaha sekuat tenaga mengajukan Flexible Work Arrangement agar bisa bekerja part time.
Hidup itu harus memilih, pilihan saya belum tentu yang terbaik, semoga Allah SWT senantiasa menunjukkan jalan dan meridhai apapun pilihan itu.
Thursday, October 27, 2005
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





5 comments:
betul,apa pun pilihannya selama dijalani dengan baik, insyaAllah hasilnya juga baik..
semuanya juga akan dimintai pertanggung jawabannya..
setujuu.. HIdup adalah pilihan..
Beruntung sekali orang2 yang masih bisa memilih..
Bayangkan kalau hidup tidak ada pilihan??? mmmh lebih ruweeet kali yeee
met mudik yaa chie jangan lupa bawa oleh2 segerobak kekeke
gita@chaichee
Mudah2an semuanya lancar2 aja, Chie. Beginilah apa yg sudah kita pilih. Tinggal kita atur segala resikonya. Kalau ada pilihan part time di luaran, kliatannya aku jg bakal pilih. Masalae, pilihane nggak ada. :D
dear echie, sejujurnya fe salut sama ibu2 yg kerja diluar tapi jug acare ama urusan dalam negri, kayak echie...
gak selalu jelek ibu bekerja, dan gag selalu baik yg cuma jadi FTM.
Kalo Febi, syukuri aja keadaan yg ada dan melaksanakan sungguh pilihan yg udah kita ambil
*weleh2 jadi panjang*
maaf ya jarang mampir, sok sibuk neeh, hihi
Makasih doa utkku ya
Selamat Idul Fitri utk Echie dan kel
Maafkan febi dan kel, lahir dan batin yaa
---febi
Alhamdulillah, makasih teman2, Mohon maaf lahir batin juga.
Gita: Mudah2an sempet bawa oleh2 ya, soalnya pulang cuma sebentar jadwal padat :-).
Post a Comment