Showing posts with label Baby Stuff. Show all posts
Showing posts with label Baby Stuff. Show all posts

Tuesday, October 03, 2006

Time to Prepare

16 hari lagi mudik, yipppiieeeee…seneng banget deh bisa pulang. Ini pertama kalinya mudik dengan 2 anak. Adam, 2 thn, yg lagi aktif2nya, nggak bisa diem. Maira, 6 bulan, pertama kali naik pesawat.

Untunglah Singapore – Jakarta itu deket, cuma 1,5 jam saja. Dari jkt – Bogornya 2 jam, blm ditambah macet. Perjalanan lanjutan yg jauh adalah ke Ciamis 7 hrs setelah transit di bogor 2 malam.

Adam pasti seneng banget lari2 di Changi, apalagi kalau naik travellator...:), kebayang deh ngejar2 Adam.

Yg harus disiapkan untuk Adam & Maira:

* Passport! Jangan sampai ketinggalan, soalnya sekarang masing2 punya passport

* First Aid Kit: Thermometer, Ventolin (untuk Adam yg suka sesak napas), Paracetamol, Transpulmin, Breathy, Bactroban (salep untuk Adam yg sering bisulan), Neoderm (untuk Adam yg suka kepanasan dan timbul gatal2 nya), Minyak telon, mosquito repellent, electrolyte solutions (kalau2 mencret)

* Liquid soap kecil, untuk kalo harus pup di perjalanan

* Baby kit: Diapers, baju ganti, camilan, susu, dll..standard

* Blanket/Jaket

* Bawa mainan: mobil2an, buku, teether, toys, harus beberapa soalnya bosenan.

* So far nggak perlu pake penutup telinga. Mana betah Adam&Maira.

* Nggak bawa stroller, soalnya nggak bakal kepake di Bogor & Ciamis J, jadi pake kaen aja atau baby bjorn

* Bawa baju ganti untuk ortunya juga.

* Pakein baju yg nyaman, biasanya pakein piyama aja..hehe, harus yg anget, soalnya pesawat dingin

* Usahakan jangan kasih susu dulu sejak 1-2 jam sebelum berangkat, biar mau minum susu pas take off dan landing

* Bawa laptop beneran & laptop2an untuk hiburan, a must bring items to cool down Adam & Maira.

* Karena ini pertama kalinya Maira pulang kampung, harus inget minta kartu imigrasi Indonesia.

Thursday, September 21, 2006

Menyusui di bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan di depan mata. Setiap mau mulai Ramadhan, kembali cari-cari info tentang menyusui saat bulan Ramadhan. Rasanya sudah lama absen puasa, sejak tahun 2003 hamil Adam, thn 2004 menyusui Adam, th 2005 hamil Maira, dan sekarang masih menyusui Maira. Niat sih ingin mencoba puasa dulu, and let see how it goes.
Sebenarnya sih aku bukan tipe penghasil susu banyak, jadi memang harus susah payah, dengan minum yg banyak (di kantor bisa 2x1.2L + milo + soya bean milk), itu pun tidak menghasilkan air susu yg banyak, tapi cukup saja.

Beberapa tips menyusui saat puasa (sumber: Ummi Online):
1.Saat makan sahur, usahakan banyak minum, terutama minuman hangat.
2.Usahakan menyusui setelah sahur selama mungkin hingga saat berangkat ke kantor
3.Di kantor, usahakan memerah ASI dengan frekuensi seperti saat tidak berpuasa. Di rumah, mintalah pengasuh bayi untuk memberi ASI simpanan seperti biasa plus makanan pendamping lain.
4.Satu jam menjelang pulang, usahakan agar bayi sudah tidak diberi makanan/minuman apapun.
5.Saat ta’jil, usahakan minum minuman hangat agar merangsang kelancaran ASI.
6.Setelah berbuka, segerakan menyusui bayi.
7. Sebelum tidur, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat.

DALIL ISLAM
**sumber: Fiqih Wanita, alih bahasa: Anshori Umar**

-Menurut madzhab Maliki:
wanita hamil & wanita menyusui bila khawatir jatuh sakit dikarenakan
berpuasa, baik yg dikhawatirkan itu dirinya sendiri atau anaknya atau
kedua2nya, maka boleh saja berbuka puasa dan wajib mengqadha puasanya
kelak. Bagi wanita hamil tidak diwajibkan membayar fidyah sdg bagi
wanita menyusui wajib membayarnya.

-Menurut madzhab Hanafi:
bila wanita hamil atau wanita menyusui cemas akan timbulnya bahaya
akibat berpuasa, maka boleh mereka berbuka, baik kecemasan itu atas
dirinya sendiri, atas anak, atau atas kedua2nya. Bila mampu, mereka
wajib mengqadha puasa merekatanpa harus membayar fidyah.

-Menurut madzhab Hambali:
wanita hamil dan wanita menyusui boleh utk tdk berpuasa apabila
mereka khawatir akan timbulnya bahaya atas diri mereka dan anak
sekaligus, atau atas diri mereka saja. Dan dlm keadaan dmk mereka
hanya berkewajiban melakukan qadha tanpa fidyah. Adapun kalau
kekhawatiran itu tertuju kpd diri anak saja, maka selain qadha juga
wajib fidyah.

-Menurut Madzhab Syafi'i:
wanita hamil dan wanita menyusui, apabila khawatir akan mengalami
bahaya tak tertanggungkan akibat berpuasa, baik itu kekhawatiran atas
1)diri mereka dan anak sekaligus, atau 2)atas diri mereka saja, atau
3)atas anak saja, maka mereka wajib berbuka, tak usah berpuasa. Dalam
ketiga keadaan ini mereka mengqadha puasa mereka kelak. Hanya utk
keadaan yg ke-3 yaitu bila kekhawatiran hanya tertuju pada anak, maka
selain qadha juga wajib membayar fidyah.


Yang jelas Allah memberikan kemudahan kepada Ibu hamil & menyusui. Jadi, kembali ke niat kita masing-masing saja.

Selamat Menunaikan ibadah puasa ya! Semoga berkah dan diridhoi Allah.
Amin.
eChie - Budi - Adam - Maira

Monday, September 18, 2006

Iklan ASI di RCTI

Saya baru sekali saja lihat Iklan ASI oleh Ibu Negara Kristiani Herawati Yudhoyono, di RCTI, hari Sabtu sore. Agak2 lupa, tapi ceritanya Ibu Kristiani mendatangi ibu2 yg sedang menyusui, dan menyuruh para bidan untuk mengajari ibu2 itu untuk menyusui, karena ASI adalah yg terbaik. Beritanya bisa dilihat disini.

Ternyata Ibu Negara telah ditunjuk Unicef untuk menjadi duta nasional untuk Air Susu Ibu (ASI). Beritanya bisa dilihat disini.


Sayang, iklannya kurang gencar, mahal kali ya.

Sunday, September 17, 2006

Iklan ASI oleh First Lady

Hari ini, pertama kalinya saya lihat iklan ASI oleh First Lady-nya Indonesia. Alhamdulillah, mudah-mudahan iklannya berkesinambungan.

Wednesday, July 05, 2006

ASI

Sewaktu hamil anak pertama, saya banyak sekali membaca buku, browsing internet tentang kesehatan ibu, anak. Semua deh, maklum lagi semangat 45. Saya punya seorang teman yg sangat memotivasi dengan memberikan referensi buku2 maupun link2 di internet. Dengan berbekal berbagai info itulah sblm anak pertama lahir pun sudah bertekad untuk memberikan ASI eksklusif. Sehingga waktu ditanya oleh dokter antara pilihan full breastfeeding, partial, atau formula, dengan tegas saya jawab full breastfeeding. Dokter bertanya lagi apakah saya yakin karena nanti tengah malam, penat2 harus tetap memberikan ASI. Saya tegas ingin full breastfeeding, tentu saja dong, kenapa Dokter harus bertanya seperti itu. Dalam hati kesel tapi berpikir positif mungkin dokter pengen minta keyakinan saya aja. Waktu hamil anak ke2 dokter yg sama, saya diberi pertanyaan yg sama, tentu saja dengan jawaban yg sama. Kali ini komentar dokter ini beda, dia bilang "you try to be a hero heh". Dalam hati, kenapa si ni dokter, bukannya mendukung dan menenangkan dengan fact2 bahwa ASI adalah yg terbaik, pasti bisa menyusui, dan lain sebagainya. Terbersit kekecewaan terhadap dokter ini sebenarnya. Saya jawab saja, "I just want to give what's the best for the baby, that's it" dengan nada kesal.

Anak pertama saya tidak berhasil full breastfeeding hingga 6 bulan, cuma 4 bulan saja, karena usia 4 bulan sudah saya beri solid food. Kurang istiqomah, betul. Tapi ASI tetap saya kasih sampai usia 1 tahun. Kurang maintenance :(. Anak pertama saya memang agak sulit, pertama kali menyusui setelah melahirkan 2 jam coba latch on nggak berhasil, juga malamnya nggak berhasil sampai 5 nurse (kayaknya pernah cerita juga di blog ini). Baru besoknya bisa latch on setelah 1 jam dibantu oleh nurse yg baik hati dan sabar. Jadi setelah lahir adam praktis nggak minum apa2 selama 24 jam. Dari artikel yg saya baca bayi tahan 48 jam..hehe, berani juga saat itu. Susahnya latch on ini continue sampai usia 4 bulan, sampai saat itu kalau mau nyusu bisa 15 menit untuk coba latch on. Posisi favorite menyusui adalah football style. Pertambahan BB, panjang, sangatlah minim, akhirnya menyerah, suami juga akhirnya mendukung takut saya stress. Adam lahir 2.4 kg, keluar RS bahkan cuma 2.2 kg, usia 4 bulan baru 3.8 kg. Itu yg membuat saya stress tentunya, akhirnya hope for the best aja dan saya beri solid food usia 4 bulan.

Untuk anak yg ke-2, dia ternyata pandai sekali, begitu lahir dan disusukan bisa langsung latch on sampai 1 jam. Walaupun belum ada ASI yg keluar. Besok2nya juga cuma colostrum saja. Baru hari ke-3 ASI keluar. Sekarang saya stock ASI, sehingga kalo pergi kerja anak saya tetap bisa dikasih ASI, sekarang sudah 3 bulan + masih 3 bulan lagi sebelum lulus ASI eksklusif. Saya berusaha memeras ASI 2 kali di kantor, walaupun anjurannya 3 kali, tapi saya benar2 sulit mencari waktu apalagi tidak ada tempat khusus.
Mudah2an ini tidak membuat produksi menurun, harus yakin, karena secara psikologis juga mempengaruhi produksi ASI.

Saya sebenarnya ingin mengkampanyekan ASI eksklusif ini, kalo banyak teman kan motivasinya bertambah, apalagi kalo ada temen meres ASI. Hayu..hayu..kita ASI eksklusif.

Monday, February 06, 2006

P3K Bayi

Berikut P3K yg mesti ada di rumah:

1. Tempra drop
atau acetaminophen yg laen buat penurun panas waktu demam.
Itupun kalau panasnya > 38.5 C. Kalo nggak sih biarin dulu aja, Jangan
pake Proris atau yg bukan acetaminophen, apalagi aspirin atau novalgin

2. Thermometer digital
Bisa pake yg lewat ear, beli yg merk Braun, bagus & cepat hasilnya, karena
si anak suka nggak betahan kalo pas diambil suhunya. Pengalaman pake
merk lain yg lebih murah, pengambilan suhunya lebih lama beberapa detik
si anak keburu kesel

3. Breathy (NaCl drop)
Tetes hidung kalo lagi pilek. Aman buat bayi dari sejak 1 bulan.
*Paling susah kalo ngasih Adam breathy, belum berhasil, pasti guling2 &
nangis

4. Transpulmin BB for baby
Buat kalo sesek/pilek/batuk. Ada juga Copal, tapi ini untuk > 6 bulan.
* salah satu andalan Adam kalo ada batuk/pilek, diolesin di dada & punggung,
pagi2 dijemur, dikasih minum air anget yg banyak, biasanya tokcer.

5. Pedialyte yg tanpa rasa
Untuk diare. Kalo diare (> 6 kali pup dalam sehari, banyak, cair, anak lemes)
tiap abis pup dikasih pedialyte.

*original source: email from Iya (http://triabarmawi.net)

Friday, January 06, 2006

List Barang Persiapan Kelahiran Bayi

Mulai siap2 nih, inventarisasi lagi barang2 bekas Adam.
Ah, kasian ya adiknya Adam dapat yg bekas2 :p.

Ini dia list nya:
- Mattress untuk playpen (beli baru dari Baby Kingdom - Kaki Bukit Ave, soalnya punya Adam kualitasnya jelek banget)
- Breast Pump (by Avent Isis, manual type, come with insulated bag, cooling ice)
- Baju2 bayi (bekas Adam, tapi beli juga dikit yg baru)
- Popok kain (bekas Adam, banyak banget)
- Kain Planel (bekas Adam, banyak banget)
- blanket (bekas Adam)
- mitten+booties (bekas Adam, masih banyak)
- Alas ompol (bekas Adam)
- Minyak telon (stock Adam masih banyak)
- Nappy rash cream (by Medela)
- Kapas gulung
- Baby soap + shampoo (by SebaMed, siapa tau sensitif kayak Adam)
- Disposable diapers (by Mamy Poko)
- Handuk
- Waslap
- Sapu tangan handuk
- Baby wipes (by Pigeon & Avent)
- Breast Pad (by Pigeon, yg disposable, so far paling enak dan daya absorbnya ok)
- Nipple cream (by Mothercare)
- Strecth Mark cream (by Pigeon)
- Nursing pad (by Mothercare)
- Nursing dress (harus dicoba ukuran lama, masih cukup nggak :()
- Nursing bra (stock lama)
- Disposable panties
- Kaos Kaki
- Slipper
- Toiletries pribadi
- Steamer (by Pigeon, share sama Adam)
- Warmer (by Avent)
- Camera digital + Camcoder
- Donal Bebek/Novel/Majalah (untuk baca2)

Thursday, May 26, 2005

Baby Swimming

Are you planning to bring your baby/infant to swim?

The preparation to take before your first trip to swimming pool (taken from here plus some addition from us):
- warm bottle for after the swim if you are bottlefeeding
- A towel, preferably one with a hood or a towelling dressing gown
- A snack (swimming makes babies hungry)
- Books or toys for older babies
- A few of your baby's bath toys to play with
- Don't forget your nappy bag
- Lastly, "minyak telon" or "minyak kayu putih" :-)

We read from here that the optimal age to start babies is between 6-12 months. They are comfortable, the water feels natural.

The benefits of taking your baby swimming are numerous and include (source: here):
- to promote the development of higher functions of the brain. Swimming gives babies free movement, meaning they can develop actions they wouldn't otherwise have had the opportunity to experience;
- strengthening your baby's heart, lungs and respiratory system - which again aids development of the brain;
- improving core muscle development and co-ordination;
- regular swimming often improves eating and sleeping patterns;
- learning to respond to commands can make your baby sharper mentally, increasing levels of awareness and understanding;
- it's fun, socially stimulating (for both you and your baby!) and an excellent way to bond with your child.

However The American Academy of Pediatrics states that children are not developmentally ready to learn to swim until they are 4 years old.


It was a very exciting moment when we took Adam to swim for the first time. He enjoyed it and refused to stop. The water was cold and we only allow him to swim for 10 mins.