Saturday, September 09, 2006
Koq bisa lupa sih...
Lagi sedih, EBM ketinggalan di kulkas di office. Mana di Boon Lay lagi, gimana mau diambil, lagian harus izin dulu kalo mau datang weekend. Pedahal kalo weekend Maira nempel terus, sekarang jadi cuma punya 1x120 ml, mana cukup, hiks...:(. Koq bisa lupa ya, ini pertama kalinya. Hari jumat itu memang ada 2 meeting, yg terakhir cukup lama, bikin pusing, jadi pengen cepet2 pulang. Maafin mama ya nak...
Thursday, September 07, 2006
Dilema
Dilema sepertinya akan selalu hadir, bahkan setiap hari, setiap pagi, sampai menjelang malam ketika badan letih. Anak2 sekarang tidur selalu tengah malam, mereka senang main-main dulu. Ah, mereka memang belum mengerti kalau mama dan papa capek, mereka cuma menuntut haknya untuk diperhatikan. Syukurlah mereka masih mau dipeluk, dicium dan masih memilih mama/papanya dibandingkan org lain.
Sunday, September 03, 2006
Adam, Maira & Zahra
Adam, Maira & ZahraZahra adalah teman bermain Adam. Hampir setiap hari saling mengunjungi, kalau bukan Zahra main ke rumah, Adam yg akan main di rumah Zahra. Zahra umurnya 4 thn, dari keluarga Indian Muslim, tinggal di blok yg sama. Keluarganya baik banget, sering kirim2 makanan :). Alhamdulillah semenjak di Simei Adam banyak teman bermain, ada Tekum kakaknya Zahra, selain itu juga ada Cello dan Ping-ping. Semua sudah besar2 sih 4-8 thn, tapi semua terlihat baik dan nganggap Adam adik, mereka kadang2 ikut ngejagain kalo lagi main di playground.
Zahra seneng banget kalo ngelihat Maira, kadang2 khawatir juga kalo dia lagi kegemesan :D. Dia suka minta Maira dibawa pulang ke rumahnya, mau pinjam katanya...hehe, emang boneka neng.
Walk a Jog
Saturday, September 02, 2006
Aku Tidak Menangis
Aku sedih
Tapi aku tidak bisa menangis
persis seperti 6 bulan yang lalu ketika bapak pergi
Iya, ini adalah tulisan kesekian tentang Bunda Zidan & Syifa
Orang yang aku kagumi
Aku masih ingat ketika pertama kali bertatap muka, dengan ramah Inong berkata
"Ini eChie temennya Harris?"
Ketika bertemu kedua kalinya, tetep kata-kata yang sama "Ini eChie yang temennya Harris".
Aku masih ingat ketika bertemu Inong di Boon Lay MRT untuk serah terima kue ultah Adam dan roti2 kecil yang sengaja Aku pesan.
Kue itu Aku bawa all the way dari Boon Lay ke Simei (1 jam perjalanan MRT), dimana banyak orang melirik karena harumnya bau kue dan roti :).
Aku masih ingat rasa pisang goreng bikinan Inong
Aku masih ingat semuanya, cuma kenangan manis
Aku masih ingat betapa tegarnya Harris, Zidan dan Syifa.
Aku sedih
Tapi Aku tidak bisa menangis
Tapi aku tidak bisa menangis
persis seperti 6 bulan yang lalu ketika bapak pergi
Iya, ini adalah tulisan kesekian tentang Bunda Zidan & Syifa
Orang yang aku kagumi
Aku masih ingat ketika pertama kali bertatap muka, dengan ramah Inong berkata
"Ini eChie temennya Harris?"
Ketika bertemu kedua kalinya, tetep kata-kata yang sama "Ini eChie yang temennya Harris".
Aku masih ingat ketika bertemu Inong di Boon Lay MRT untuk serah terima kue ultah Adam dan roti2 kecil yang sengaja Aku pesan.
Kue itu Aku bawa all the way dari Boon Lay ke Simei (1 jam perjalanan MRT), dimana banyak orang melirik karena harumnya bau kue dan roti :).
Aku masih ingat rasa pisang goreng bikinan Inong
Aku masih ingat semuanya, cuma kenangan manis
Aku masih ingat betapa tegarnya Harris, Zidan dan Syifa.
Aku sedih
Tapi Aku tidak bisa menangis
Subscribe to:
Posts (Atom)









